Daftar Isi
Membuat Web Aplikasi dengan PHP MySQLi: Keuntungan dan Kerugian - Di era digital saat ini, kebutuhan akan web aplikasi semakin meningkat, baik untuk bisnis, pendidikan, maupun personal project. Salah satu cara termudah untuk membangunnya adalah dengan menggunakan PHP dan MySQLi, kombinasi populer yang sudah terbukti stabil, mudah dipelajari, dan didukung luas oleh berbagai server hosting. Namun, sebelum mulai membuat web aplikasi dengan PHP MySQLi, penting untuk memahami apa saja keuntungan dan kekurangan dari teknologi ini.
Apa Itu PHP MySQLi?
PHP MySQLi (MySQL Improved) adalah ekstensi bawaan PHP yang digunakan untuk menghubungkan dan mengelola database MySQL. Dibandingkan ekstensi lama mysql_, MySQLi menawarkan performa lebih baik, keamanan lebih tinggi, serta mendukung fitur prepared statement untuk mencegah SQL Injection. Banyak developer pemula hingga profesional memilih PHP MySQLi ketika membuat web aplikasi sederhana hingga skala menengah karena mudah dipelajari dan fleksibel.
Langkah Dasar Membuat Web Aplikasi dengan PHP MySQLi
Persiapan Server
- Install XAMPP, LAMP, atau server sejenis.
- Pastikan PHP dan MySQL sudah aktif.
Koneksi Database
<?php
$koneksi = new mysqli("localhost", "root", "", "nama_database");
if ($koneksi->connect_error) {
die("Koneksi gagal: " . $koneksi->connect_error);
}
?>
CRUD (Create, Read, Update, Delete)
- Create (Insert data)
- Read (Menampilkan data)
- Update (Mengubah data)
- Delete (Menghapus data)
Implementasi Security
- Gunakan prepared statement.
- Validasi input dari user.
- Optimasi & Deployment
- Gunakan index pada tabel MySQL.
- Deploy ke hosting atau VPS dengan konfigurasi server optimal.
Keuntungan Membuat Web Aplikasi dengan PHP MySQLi
Mudah Dipelajari
PHP adalah bahasa pemrograman paling populer untuk pemula. Dengan MySQLi, proses integrasi database lebih mudah dipahami.
Performa Baik
MySQLi lebih cepat dibandingkan ekstensi mysql_ lama karena sudah dioptimalkan untuk query yang kompleks.
Mendukung OOP & Prosedural
Developer bebas memilih gaya coding object-oriented atau prosedural, sehingga fleksibel untuk berbagai tipe proyek.
Fitur Keamanan Tambahan
Prepared Statement untuk mencegah SQL Injection.
Enkripsi password menggunakan password_hash() dan password_verify().
Kompatibilitas Tinggi
PHP MySQLi didukung hampir semua server hosting, sehingga mudah di-deploy tanpa konfigurasi tambahan.
Baca juga: Mengapa Anda Membutuhkan Jasa Perbaikan Website Profesional
Kekurangan Membuat Web Aplikasi dengan PHP MySQLi
Hanya Mendukung MySQL
MySQLi tidak bisa digunakan untuk database lain seperti PostgreSQL atau SQLite. Jika butuh fleksibilitas, lebih baik gunakan PDO (PHP Data Objects).
Kurang Cocok untuk Aplikasi Skala Besar
Untuk aplikasi enterprise dengan beban tinggi, MySQLi bisa kalah performa dibandingkan framework modern dengan ORM (seperti Laravel + Eloquent).
Rentan Jika Tidak Menggunakan Prepared Statement
Jika developer masih memakai query biasa tanpa prepared statement, aplikasi sangat rentan terkena SQL Injection.
Kurangnya Fitur Abstraksi
MySQLi masih bersifat low-level. Tidak ada fitur ORM bawaan sehingga proses coding CRUD bisa berulang dan memakan waktu.
Baca juga: Perbedaan Website Statis Dan Dinamis: Mana Yang Tepat Untuk Anda?
Kesimpulan
Membuat web aplikasi dengan PHP MySQLi adalah pilihan tepat untuk pemula hingga level menengah yang ingin belajar membangun aplikasi berbasis database dengan cepat.
Keuntungan: mudah dipelajari, cepat, mendukung OOP, aman dengan prepared statement, dan kompatibel di banyak server.
Kekurangan: terbatas hanya MySQL, kurang fleksibel untuk aplikasi enterprise, dan rawan jika tidak menerapkan best practice.
Jika tujuan Anda adalah membangun aplikasi sederhana-menengah seperti sistem informasi, website toko online, atau aplikasi manajemen data, maka PHP MySQLi masih sangat relevan digunakan.
Related Post